Nasihat Ustad Yusuf Mansyur

orangSholatAlangkah ruginya jika kita hanya mengejar dunia, tidak mengejar keridhaan Allah sebagai Pemilik Dunia. Alangkah ruginya kita tenggelam mengejar kesibukan dunia dan tidak menyibukkan diri dalam persiapan hidup di akhirat. Allah telah memberi tahu kita dan mengajarkan lewat serangkaian pengalaman kehidupan bahwa Allah dan amal shalehlah yang harus lebih dijadikan tujuan.

“Harta dan anak-anak adalah perhiasan kehidupan dunia tetapi amalan-amalan yang kekal lagi saleh adalah lebih baik pahalanya di sisi Tuhanmu serta lebih baik untuk menjadi tujuan.” (QS Al-Kahfi [18] : 46)

“Dunia akan diberikan Allah. Dan ketika Allah sudah berikan dunia-Nya, Dia, Yang Maha Memberi Nikmat, janganlah dilupakan. Bisa jadi Allah akan kembali nikmat tersebut, cepat atau lambat.”

Maka saatnya kita menuju kepada Allah dengan tontonan yang dapat membuat Allah ridha dengan mata kita. Dan segala nikmat yang telah Allah beri. Jangan sampai mata kita disibukkan dengan tontonan-tontonan yang malah membuat Allah murka. Marilah saatnya Saudara untuk mengetahui dan mempelajari kisah beliau kisah Rasulullah Saw, Sehingga dapat merasakan perjuangan hidup Rasulullah Saw, betapa sedihnya beliau saat diusir dari mekkah. Dan betapa gembiranya Rasulullah Saw saat beliau kembali merebut dan memengi mekkah bersama para sahabat dan pengikut beliau. Semoga Allah mencintai kita dengan kita mencintai Rasul-Nya, Nabi Muhammad Saw. Aamiin…

Tinggalkan komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *